Kamis, 17 Mei 2012

TRUST


Aku tak tahu lagi caranya mempercayai
Haruskah kuberi sedikit demi sedikit hingga akhirnya kau berlutut membuktikan semua padaku?
Haruskah kuberi semuanya hingga kau kibarkan bendera kemenangan memilikiku?

Aku pernah salah melihat
Aku pernah salah berharap
Aku pernah salah merasa
Aku pernah salah memilih
Aku pernah salah mencinta
Aku pernah salah mempercayaimu

Berkali-kali kuyakinkan diri … AKU TAK PERNAH SALAH!!!
Namun sekalimat sederhana menampar pipiku keras
Agar ku terbelalak menerima kenyataan
Selama ini aku tertipu, terkurung dalam fantasi harapan

Rasanya jijik dengan diri ini
Pernah berada di sana menjadi korbanmu
Perhatian berselimut persahabatan
Hingga kau tancapkan harga diriku
TEPAT SASARAN…!
Di saat kumembutuhkan mu sungguh…

Aku selalu belajar memaafkan dari Tuhanku
Dari Tuhanmu… Dari Tuhan kita…
Tapi nyatanya hatiku tak sebesar lukaku
Ternyata memaafkan kamu berlipat ganda sulit daripada menyakitimu

Bukan lagi rasa cinta dan harapan yang kurasa sekarang
Hanya tertinggal benci dan jijik
Dan pikiran mengawang yang bertanya
Bagaimana caranya mempercayai orang?

LOVE DOUGH



Bibit adonan ditambah bumbu-bumbu MASA LALU, dipotong dengan GORESAN LUKA, dikocok dengan LIKA LIKU KEHIDUPAN, lalu dipulung MENGARUNGI HIDUP, dimasukkan ke dalam CETAKAN AMBISI, dipanggang hangat oleh oven CINTA hingga sematang DIRIMU saat ini...