Kamu hanya mengagumi segala keunikan dan keyakinanku pada mimpi-mimpiku... khayalan-khayalanku...
Tapi kamu belum mampu menyelami mimpi dan khayalku hingga kau jadikan dirimu bagian
Sudah cukup ku menyakitimu tuk memaksakan diri mengarungi arus deras logikaku
Habis waktunya kuberbagi rasa dan mencekokimu dengna harapan semu
Biarkan aku hidup dalam mimpi khayalku hingga tokoh kisah cintaku bertandang menyelinap
Kulik jemariku :
Selepas menonton 'Perahu Kertas' karya Dee, aku terinspirasi bahwa kita perlu melepaskan paksaan agar orang selalu memahami kita. Lebih baik biarkan tokoh itu muncul sebagai pemeran utamanya, yang akan selalu memahami segala mimpi dan khayal kita terhadap namanya hidup....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar