Kamis, 26 Mei 2011

Part #1 Maliq's singing for you

Saya mungkin salah satu dari sekian banyak penggemar Maliq n D'essential di Tanah Air Indonesia ini.... pertama kali jatuh cinta dengan mereka tentu dengan singel pertama mereka "Terdiam". Warna musik yang menggugah kusamnya lagu-lagu tanah air. Entahlah termasuk jenis jazz, pop, reggae mungkin? Sejauh ini sih dikategorikan Jazz Pop... Apalah peduli saya dengan kategori mana mereka berada. Satu yang saya peduli, karya mereka sangat indah. Sanking indahnya... album-album mereka menjadi bagian perjalanan hidup saya..

Untuk blog ini, saya ingin mengangkat tema kehidupan cinta saya seiring album-album Maliq bermunculan.. Yupp... Seringkali alunan suara Angga dan Indah menjadi ungkapan hati... dari sekian banyak lagu-lagu yang menyentuh hati saya.. Mari kita mengawali dengan lagu ..............

"Luluh"
Oh haruskah aku pergi
Salahkah bila ku disini tak peduli keadaannya
Katakan berapa dalam kau ingin aku masuki kehidupanmu
Katakan berapa jauh kau ingin aku ada di hari-harimu
Bagaimana pantasnya
Bagaimana

Oh haruskah aku pergi
Salahkah bila ku disini tak peduli keadaannya
Oh setiap kau tersenyum
Membuatku melupakan dunia nyata
Tetap disini

Dapatkah semudah itu aku menanti apa yang kita jalani
Meski akhirnya semudah itu hatiku luluh kembali ke pelukanmu
Bagaimana pantasnya
Bagaimana
Oh haruskah aku pergi
Salahkah bila ku disini tak peduli keadaannya
Oh setiap kau tersenyum
Membuatku melupakan dunia nyata
Tetap disini

Apalah yang diharapkan
Bila tak ada tujuan
Mungkin hanya kesenangan
yang membuat kita terus bertahan

Oh haruskah aku pergi
Salahkah bila ku disini tak peduli keadaannya
Oh setiap kau tersenyum
Membuatku melupakan dunia nyata
Tetap disini
Oh haruskah aku pergi
Salahkah bila ku disini tak peduli keadaannya
Oh setiap kau tersenyum
Membuatku melupakan dunia nyata
Tetap disini

Kenapa saya memilih lagu ini? Karena lagu ini menggambarkan betapa keegoisan manusia untuk tetap bertahan pada sesuatu yang tidak pasti hanya atas nama kebahagian semu. Dikatakan luluh karena rasanya tidak ada tenaga untuk menolak kesenangan yang sedang ada di depan mata.. hahaha... Betul tidak? Lama-kelamaan, intuisi pun bekerja... Hati pun memberontak... Mau dibawa ke mana hubungan... Meminta bukti.... Apalah arti sebuah hubungan tanpa tujuan yang jelas.. Sekarang maupun nanti akan sakit pula akhirnya... Dan lagu berikut ini sangat menggambarkan perasaan itu.....

"Coba Katakan"

coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan,
janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan, dari apa yang dijalankan,
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana,
buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa, mewujudkan bahagia,
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

ohh.. oh.. habis sudah semua rangkai kata..
telah terungkap semua yang kurasa..
yang kuingin akhir yang bahagia.. hoo..

aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka..
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
wohoho.. dudududu…
wohoho.. dudududu…
yang ku inginkan..
satu tujuan..
sebuah kenyataan..
bukan impian..
bukan harapan..
bukan alasan..
satu kepastian..
coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

Saya selalu berharap dia mendengarkan lagu ini...  Saat itu saya ingin sekali berbisik "Nih buat kita". Tapi saya tidak sedang bersama dengannya... Begitu perkiraan saya, yang entah ternyata meleset.. Dia berada di ruang yang sama dengan saya mendengarkan Maliq & D'Essential menyanyikan secara langsung lagu ini.. Tanpa saya ketahui.. Bersama dengan wanita lain... yang sekarang memilikinya..

to be continued...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar